Krisis Pasokan Memori Dongkrak Harga Gadget di Indonesia

Kelangkaan pasokan memori (RAM dan NAND) yang dipicu lonjakan permintaan dari industri kecerdasan buatan (AI) mulai berdampak nyata ke harga gadget di pasar Indonesia. Ponsel kelas terjangkau, laptop, hingga komponen PC mengalami kenaikan harga, sementara pasokan semakin ketat.

Produsen memori mengalihkan sebagian besar kapasitas produksi ke High Bandwidth Memory (HBM) dan DRAM khusus untuk data center AI. Akibatnya, pasokan untuk perangkat konsumen tertekan.

Dampak pada Harga Ponsel

Samsung dan Google sudah menaikkan harga sejumlah model kelas menengah-bawah. Google menaikkan harga Pixel 10a sebesar US$100 (sekitar Rp1,79 juta). Sementara Samsung menaikkan harga seluruh lini Galaxy A dengan kisaran US$30–70 (Rp537 ribu–Rp1,25 juta).

Contohnya:

  • Galaxy A17 5G naik dari US$200 menjadi US$270
  • Galaxy A27 5G naik dari US$350 menjadi US$380
  • Galaxy A37 5G naik dari US$450 menjadi US$490

Di Indonesia, dampaknya sudah terasa pada segmen entry-level. Data Counterpoint menunjukkan pengiriman smartphone di Indonesia turun 9 persen pada kuartal I 2026, dengan segmen di bawah US$150 turun hingga 19 persen.

Dampak pada PC dan Laptop

Harga RAM PC juga melonjak tajam. Harga RAM DDR5 yang sebelumnya sekitar Rp800–900 ribu sempat tembus lebih dari Rp2 juta. Sejumlah penjual melaporkan harga laptop naik Rp2–3 juta, sementara laptop gaming bisa naik hingga Rp4 juta. Penurunan penjualan di beberapa toko mencapai 50 persen.

TrendForce memperkirakan harga kontrak DRAM konvensional bisa meningkat sangat signifikan, bahkan lebih dari dua kali lipat dalam satu kuartal pada periode tertentu.

Penyebab Utama

Permintaan memori dari data center AI menyerap porsi besar kapasitas produksi global. Biaya memori kini bisa menyumbang lebih dari 40–65 persen dari total biaya komponen (Bill of Materials) pada ponsel kelas bawah. Situasi ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam skala sebesar ini.

Qualcomm menyebut lonjakan harga memori sebagai penyebab utama anomali harga ponsel baru. Biaya memori bahkan bisa naik hingga berkali-lipat dibanding kondisi normal.

Prospek ke Depan

Beberapa analis memperkirakan kelangkaan memori masih akan berlanjut hingga 2027–2028. Peningkatan kapasitas produksi di China diharapkan bisa membantu, namun butuh waktu. Sementara itu, harga jual rata-rata smartphone global diproyeksikan naik signifikan, dan pengiriman diperkirakan menurun.

Bagi konsumen Indonesia, kondisi ini berarti harga gadget kelas menengah dan bawah berpotensi terus tertekan. Segmen premium relatif lebih mampu menyerap kenaikan biaya, sementara segmen entry-level paling terdampak.

Krisis pasokan memori menjadi pengingat bahwa ledakan AI tidak hanya mengubah industri cloud dan data center, tetapi juga langsung memengaruhi harga perangkat yang digunakan masyarakat sehari-hari.

Recent Articles

spot_img

Related Stories

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay on op - Ge the daily news in your inbox