Proyek Data Center AI BDx di Jatiluhur Dihentikan Sementara, AMDAL dan PBG Belum Tuntas

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghentikan sementara pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) milik BDx Data Centers di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Keputusan ini diambil setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek pada Senin, 28 September 2026.

Proyek yang dikenal sebagai AI Campus 2 (CGK4) tersebut memiliki kapasitas terencana 640 megawatt (MW) dengan nilai investasi sekitar Rp 3,5 triliun. Groundbreaking resmi dilakukan pada 22 September 2026. BDx Data Centers (berbasis di Singapura) mengembangkan proyek ini bekerja sama dengan Indosat Ooredoo Hutchison dan Lintasarta.

Alasan Penghentian

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Adi Komar, menjelaskan bahwa penghentian dilakukan karena sejumlah dokumen perizinan belum lengkap, khususnya Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Kedua dokumen tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

“Dihentikan sementara sejak Senin (28/9/2026) ketika Pak Gubernur sidak langsung ke lokasi proyek,” ujar Adi.

Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penghentian bukan karena proyek melanggar aturan lingkungan, melainkan karena perizinan belum selesai. Ia menyatakan mendukung investasi di Jawa Barat selama proyek memenuhi seluruh persyaratan dan ramah lingkungan.

Saat ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purwakarta bersama unsur kecamatan terus mengawasi lokasi agar tidak ada aktivitas pembangunan selama proses AMDAL dan PBG belum rampung.

Kekhawatiran Konsumsi Air

Selain soal perizinan, isu kebutuhan air menjadi perhatian utama. Data center AI membutuhkan volume air yang sangat besar untuk pendinginan. Estimasi kebutuhan air proyek ini dapat mencapai sekitar 384 liter per detik atau sekitar 33.000 meter kubik per hari saat beroperasi penuh.

Gubernur Dedi Mulyadi secara khusus meminta agar kebutuhan air proyek tidak mengurangi alokasi untuk pertanian yang selama ini mengandalkan Waduk Jatiluhur. Pihak BDx, Jasa Tirta, dan PDAM Purwakarta menyatakan bahwa proyek dirancang agar tidak mengganggu pasokan air bagi masyarakat dan sektor pertanian.

Konteks Lebih Luas

Penghentian sementara proyek BDx terjadi di tengah gelombang investasi data center AI di Indonesia. Sejumlah pengembang global dan nasional mengumumkan rencana pembangunan fasilitas berskala ratusan megawatt hingga gigawatt di berbagai lokasi, termasuk Bekasi, Cikarang, Batam, dan Jawa Barat. Indonesia dipandang sebagai tujuan menarik karena harga listrik dan lahan yang relatif kompetitif dibanding negara tetangga.

Namun, kasus Jatiluhur menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur AI skala besar harus disertai kepatuhan penuh terhadap regulasi lingkungan dan perizinan, serta perhatian terhadap dampak sosial-ekonomi lokal, khususnya terkait sumber daya air dan energi.

Status Saat Ini

Pembangunan tetap dihentikan sementara hingga seluruh persyaratan, termasuk AMDAL dan PBG, diselesaikan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan akan terus mengawasi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta agar proses perizinan berjalan sesuai ketentuan tanpa menghambat investasi yang sah.

Dunia teknologi dan investasi infrastruktur digital di Indonesia kini menunggu perkembangan selanjutnya dari proyek data center AI terbesar di kawasan Jatiluhur ini.

Recent Articles

spot_img

Related Stories

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay on op - Ge the daily news in your inbox