Nvidia Cetak Pendapatan US$96,2 Miliar, Target Tembus US$100 Miliar per Kuartal

Nvidia melaporkan hasil keuangan kuartal kedua fiskal 2027 yang sangat kuat. Perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar US$96,2 miliar, naik 106 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan naik 18 persen dari kuartal sebelumnya.

Angka ini melampaui ekspektasi analis Wall Street yang sebelumnya memperkirakan sekitar US$91–92 miliar. Laba bersih Nvidia mencapai US$59,7 miliar, atau naik 126 persen secara year-on-year. Margin kotor berada di level 75 persen.

Data Center Masih Jadi Mesin Utama

Segmen Data Center menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan US$89,0 miliar, naik 117 persen dari tahun sebelumnya. Segmen ini kini menyumbang lebih dari 92 persen total pendapatan Nvidia. Sementara segmen Edge Computing menyumbang US$7,2 miliar.

Pertumbuhan didorong oleh tingginya permintaan terhadap infrastruktur AI, khususnya platform Blackwell Ultra dan mulai merambahnya Vera Rubin yang kini sudah memasuki fase produksi penuh.

Outlook yang Sangat Optimistis

Untuk kuartal ketiga, Nvidia memproyeksikan pendapatan sebesar US$108 miliar (plus-minus 2 persen). Proyeksi ini lebih tinggi dari konsensus analis yang sebelumnya berada di kisaran US$104 miliar. Nvidia juga menyatakan tidak memasukkan potensi pendapatan Data Center dari China dalam outlook tersebut.

Yang lebih mencolok, untuk pertama kalinya Nvidia memberikan panduan pertumbuhan pendapatan setahun ke depan. CFO Colette Kress menyatakan perusahaan memperkirakan pertumbuhan pendapatan sekitar 70 persen di fiskal 2028. Angka ini jauh di atas ekspektasi pasar yang sebelumnya hanya sekitar 44–45 persen.

Pernyataan Jensen Huang

CEO Nvidia, Jensen Huang, menekankan bahwa AI telah mencapai titik balik.

“AI has reached its inflection point. It’s doing useful work. Its tokens are productive and profitable. Now, compute is revenue,” ujar Huang. Ia menambahkan bahwa permintaan justru semakin meningkat, tidak hanya dari hyperscaler, tetapi juga dari AI cloud, enterprise, sovereign AI, dan sektor industri.

Huang juga menyebut bahwa infrastruktur AI sedang dibangun dengan kecepatan penuh, dan platform Vera Rubin dirancang khusus untuk momen ini.

Konteks Lebih Luas

Hasil ini memperkuat posisi Nvidia sebagai barometer utama boom AI global. Meskipun perusahaan masih menghadapi kendala pasokan (supply-constrained), terutama terkait memory, permintaan yang kuat membuat Nvidia optimistis pertumbuhan akan berlanjut hingga 2028.

Dengan pendapatan kuartalan yang sudah mendekati US$100 miliar dan proyeksi yang lebih tinggi lagi, Nvidia terus menunjukkan bahwa siklus investasi infrastruktur AI masih jauh dari peaking.

Recent Articles

spot_img

Related Stories

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay on op - Ge the daily news in your inbox